Pesantren Al-Musri 1 Cianjur Pesantren Al-Musri 1 Cianjur
Air

Hadirkan Sumur Bor untuk Pesantren Al-Muslihun Al-Musri 1

Donasi Terkumpul

RP. 10,106 dari RP. 50,000,000 0%
1 Dermawan
Sisa 72 hari

Kisah

Pernahkah kita membayangkan, bagaimana rasanya belajar dan tinggal di pesantren ketika air bersih tidak selalu tersedia? Di pelosok Cianjur, ada Pesantren Al-Muslihun Al-Musri 1 yang menjadi tempat belajar agama bagi anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

Saat ini, terdapat 30 santri dan 9 santriwati yang mondok di pesantren. Namun, mereka masih menghadapi persoalan mendasar: keterbatasan toilet dan sumber air bersih. Ketika musim kemarau tiba dan air semakin sulit didapat, para santriwati bahkan harus menggunakan fasilitas toilet di pabrik beras yang berada di depan pesantren.

Kondisi ini tentu bukan hal yang mudah. Terlebih ketika mereka harus keluar pesantren pada sore atau malam hari untuk memenuhi kebutuhan air dan toilet. Keamanan dan kenyamanan para santriwati pun menjadi perhatian kita bersama. Padahal, bagi kita air bersih mungkin terasa begitu sederhana. Kita bisa mendapatkannya kapan saja. Namun bagi mereka, memiliki sumber air yang layak berarti kenyamanan, keamanan, dan kehidupan yang lebih baik.

Kami membuka Donasi Air Bersih & Pembangunan Sumur Bor untuk Pesantren Al-Muslihun Al-Musri 1, Cianjur. InsyaAllah, dengan hadirnya sumur bor dan sumber air yang memadai, para santriwati tidak lagi harus keluar pesantren untuk mencari air dan menggunakan fasilitas di luar, terutama saat musim kemarau.

Mari bantu hadirkan sesuatu yang sederhana bagi kita, tetapi begitu berarti bagi mereka. Klik “Donasi Sekarang” dan jadilah bagian dari ikhtiar menghadirkan air bersih untuk Pesantren Al-Muslihun Al-Musri 1.

Update

Belum ada update

Yuk Ikut Berkontribusi jadi Fundraiser bersama Asar Humanity

Login Untuk Mulai

Fundraiser

Belum ada fundraiser. Jadilah yang pertama!

Nama Donatur

  • NA

    Naufal Khalifah

    3 hari yang lalu

    RP. 10,106

    Rabbana atina fiddunya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqina ‘adzabannar