Hadirkan Masa Depan Cerah untuk Masyarakat Aceh
Donasi Terkumpul
Kisah
Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh pada akhir tahun lalu masih meninggalkan luka yang jauh lebih dalam dari sekadar rumah yang roboh dan jalan yang terputus. Di titik-titik pengungsian, ribuan warga terdampak kini menghadapi krisis yang tidak kalah mengancam jiwa: mereka kehabisan makanan dan kehilangan akses terhadap air bersih. Sumber air yang selama ini mereka andalkan sumur, mata air, sungai kini rusak dan tercemar lumpur dan limbah banjir. Distribusi bantuan pangan tidak selalu mampu menjangkau seluruh titik wilayah terdampak, sementara kebutuhan tidak berhenti sedetik pun. Menurut data dari pos koordinasi lapangan, lebih dari 5.000 jiwa masih berada di pengungsian dengan ketersediaan air bersih yang sangat kritis, kurang dari 5 liter per orang per hari, jauh di bawah standar minimum kemanusiaan sebesar 15 liter yang ditetapkan UNHCR.

Yang paling menanggung beban terberat adalah mereka yang paling rentan. Para ibu dengan bayi dan balita, lansia yang lemah, serta anak-anak usia sekolah yang kini terpaksa tidur beralas tikar di tenda darurat harus mengantri berjam-jam hanya untuk mendapatkan beberapa liter air, itu pun belum tentu layak diminum. Sebagian warga, karena tidak ada pilihan lain, terpaksa mengonsumsi air sungai yang sudah terkontaminasi. Kondisi ini langsung berdampak: kasus diare dan infeksi saluran pencernaan mulai dilaporkan meningkat di beberapa titik pengungsian sejak sepekan pasca-bencana. Sementara itu, pasokan pangan yang tersedia hanya mampu memenuhi sekitar 40–50% kebutuhan kalori harian rata-rata pengungsi, angka yang sangat jauh dari cukup, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan.

ASAR Humanity dan Biosfer, komunitas mahasiswa peduli lingkungan dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) memutuskan untuk bergerak bersama dalam dua jalur sekaligus. Pertama, distribusi paket pangan darurat. Kedua, pembangunan sumur air bersih permanen di lokasi terdampak. Sumur ini bukan solusi sesaat, fasilitas ini akan terus mengalir bahkan setelah sorotan media sudah berpindah ke tempat lain. Dengan satu sumur yang mampu melayani rata-rata 250–300 jiwa, target pembangunan kami akan menjangkau ribuan warga yang selama ini bergantung pada sumber air yang kini tak lagi aman.
Mari bergabung dalam aksi kebaikan untuk saudara korban terdampak bencana di Aceh, kepedulian kita saat ini bisa bermanfaat untuk mereka sampai di masa depan.
Update
Belum ada update
Yuk Ikut Berkontribusi jadi Fundraiser bersama Asar Humanity
Login Untuk MulaiFundraiser
Belum ada fundraiser. Jadilah yang pertama!
Nama Donatur
-
NA
Hamba Allah
1 hari yang lalu
RP. 35,000
-
NA
nadyazka r
4 hari yang lalu
RP. 20,000
-
NA
Hamba Allah
5 hari yang lalu
RP. 15,000
semoga bisa memberikan dampak baik bagi yang menerima, aamiin